MAKALAH
“ PELAKSANAAN MANAJEMEN DALAM PERSPEKTIF ISLAM “
Dosen Pengampu : Sukandar Hadi, S.Pd.I.,M.Pd.I
Disusun Oleh :
Kelompok V
Saiwan Tamadang Wangi T.MPI.1.2019.019
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM SYEKH MAULANA QORI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SYEKH MAULANA QORI BANGKO
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
TAHUN 2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa atas segala limpahan rahmat,kami dapat menyelesaikan makalah ini dapat di pergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi para pembaca dalam administrasi pendidikan dalam proses keguruan.
Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca makalah ini masih banyak kekurangan karena pengalaman kami yang terbatas,oleh karena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan masukan yang bersifat membangun utuk kesempurnaan makalah kami.
akhir kata kami sampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah senantiasa meridhoi segala usaha kita.
Bangko, 2021
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Hal yang utama dalam proses manajemen adalah pelaksanaan, karena fungsi pelaksanaan ini lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang – orang dalam organisasi. George R. Terry (2012 : 22) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota – anggota kelompuk sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota – anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran – sasaran tersebut.
Dari pengertian tersebut, maka pelaksanaan tidak lain adalah upaya untuk merealisasikan perencanaan yang telah dibuat, melalui berbagai arahan dan motivasi yang diberikan kepada anggotanya agar setiap anggota dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawabnya.
B. Rumusan Masalah
- Apa yang dimaksud dengan pelaksanaan?
- Bagaimana bentuk-bentuk pelaksanaan manajemen dalam islam?
- Bagaimana prinsip-prinsip pelaksanaan dalam islam?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Pelaksanaan
Pelaksanaan (Actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha umtuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejenal dan usaha-usaha organisasi. Actuating adalah Pelaksanaan untuk bekerja. Untuk melaksanakan secara fisik kegiatan dari aktivitas tesebut, maka pimpinan mengambil tindakan tindakannya kearah itu, Seperti : Leadership (pimpinan), perintah, komunikasi dan conseling (nasehat). Actuating disebut juga" gerakan aksi mencakup kegiatan yang dilakukan seorang pimpinan untuk mengawali dan melanjutkan kegiatan yang ditetapkan oleh unsur unsur perencanaan dan pengorganisasian agar tujuan-tujuan dapat tercapai, dan seluruh rangkaian proses manajemen, pelaksanaan (actuating) merupakan fungsi manajemen yang paling utama.
Menurut George R. Terry (1986).dalam Dimas 2010, mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut, oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran-sasaran tersebut.
Pandangan lain tentang pelaksanaan (Actuating) adalah fungsi yang teramat penung dalam manajemen. Seringkali diketahui perencanaan dan pengorganisasiannya bagus, namun dikarenakan kurangnya kemampuan pelaksanaan, hasil kegiatan suatu pekerjaan belum seperti diharapkan Istilah lain juga yang berhubungan dengan pengarahan atau pelaksanaan adalah Actuating atau disebut juga "gerakan aksi” mencakup kegiatan yang dilakukan seorang manager dalam mengawali dan melanjutkan kegiatan yang ditetapkan oleh unsur perencanaan dan pengorganisasian, agar tujuan tujuan dapat tercapai. Actuating mencakup penetapan dan pemuasan kebutuhan manusiawi dari pegawai-pegawainya, memberi penghargaan, memimpin, mengembangkan dan memberi kompensasi kepada mereka (Terry. 2006 dalam Herman 2009)
Jadi, dapat disimpulkan bahwa actuating/pelaksanaan artinya menggerakkan Orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau dengan kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif sesuai dengan perencanaan yang ada.
B. Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Manajemen Dalam Islam
1. Komunikasi
Proses penyampaian atau penerimaan pesan dari satu orang kepada orang lain, baik langsung maupun tidak langsung, secara tertulis, lisan maupun bahasa isyarat.
Komunikasi adalah salah satu unsur kegiatan yang penting dalam organisasi. Komunikasi merupakan saraf dalam kehidupan organisai pendidikan komunikasi sebagai upaya untuk membuat orang-orang yang terlibat di dalamnya mengerti dan memahami fungsi dan tugasnya masingmasing .
Bentuk-Bentuk Komunikasi yang efektif
Di dalam komunisa ada beberapa bentuk diantaranya adalah:
- Komunikasi tunggal timbal balik
- Komunikasi searah berantai
- Komunikasi Y
- Komunikasi O (Lingkaran)
- Komunikasi Roda
- Komunikasi segala arah
2. Koordinasi
Kordinasi bersal dari bahasa latin, yakni cum yang berarti berbedabeda, dan ordinare yang berarti penyusunan atau penempatan sesuatu pada keharusannya.dalam menejemen berbasis sekolah , kordinasi berkaitan dengan penempatan berbagai kegiatan yang berbeda - beda pada keharusan tertentu, sesuai dengan aturan yang berlaku untuk mencapai tujuan dengan sebaik-baiknya melalui proses yang tidak membosankan.pengorganisasian merupakan upaya untuk menyelaraskan satuansatuan , pekerjaan-pekerjaan , dan orang-orang agar dapat berkerja secara tertib dan seirama menuju kearah tercapainya tujuan tanpa terjadi kekacauan(chaos), penyimpangan, percecokan dan kekosongan kerja (vaccum).
Pada hakikatnya kordinasi merupakan proses penyatubuhan sasaran-sasaran dan kegiatan yang dilakukan pegawai dan berbagai satuan lembaga sehingga dapat berjalan selaras dan serasi.
C. Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Dalam Islam
a. Prinsip mengarah pada tujuan
Tujuan pokok dari pengarahan nampak pada prinsip yang menyatakan bahwa makin efektifnya proses pengarahan, akan semakan besar sumbangan bawahan terhadap usaha mencapai tujuan. Pengarahan tidak dapat berduri sendiri,arnnya dalam melaksanakan fungsi pengarahan perlu mendapatkan dukungan/bantuan dani factorfaktor lam seperti :perencanaan, struktur organisasi, tenaga kerja yang cukup, pengawasan yang cfekuf dan kemampuan untuk memngkatkan pengetahuan serta kemampuan bawahan.
b. Prinsip keharmonisan dengan tujuan
Orang-orang bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhannya yang mungkin tidak mungkin sama dengan tujuan perusahaan. Mereka mengkehendaki demikian dengan harapan tidak terjadi penyimpangan yang terlalu besar dan kebutuhan mereka dapat dijadikan sebagai pelengkap serta harmonis dengan kepentingan perusahaan. Semua ini dipengaruhi oleh motivasi masing masing individu. Motivasi yang baik akan mendorong orang-orang untuk memerlukan kebutuhannya dengan cara yang wajar. Sedang kebutuhan akan terpenuhi apabila mereka dapat bekerja dengan baik, dan pada saat itulah mereka menyumbangkan kemampuannya untuk mencapai tujuan orgamsasi.
c. Prinsip kesatuan komando
Prinsip kesaruan komando ini sangat penting untuk menyatukan arah tujuan dan tangggung jawab para bawahan. Bilamana para bawahan hanya memuliki satu jalur didalam melaporkan segala kegiatannya. Dan hanya ditujukan kepada satu pimpinan saya. maka pertentangan dhdalam pembenan instruksi dapat dikurangi, serta semakin besar tanggung jawab mereka untuk memperoleh hasil maksimal.
Menurut Kuroiawan (2009) prinsip-prinsip dalam pelaksanaan/ actuating antara lam:
a. Memperlakukan pegawai dengan sebaik-buknya
b. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia
c. Menanamkan pada manusia keinginan untuk melebihi dan Menghargai hasil yang baik dan sempurna
d. Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pelaksanaan (Actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha umtuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejenal dan usaha-usaha orgarisasi.
Bentuk pelaksanaan : komunikasi dan koordinasi
Prinsip-prinsip pelaksanaan yaitu, prinsip mengarah kepada tujuan keharmonisan kepada tujuan dan prinsip kesatuan komando
DAFTAR PUSTAKA
Hasibuan malayu, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Bumi aksara, 2009

Tidak ada komentar:
Posting Komentar