Selasa, 29 Juni 2021

Makalah

 

MAKALAH

“ PELAKSANAAN MANAJEMEN DALAM PERSPEKTIF ISLAM “

Dosen Pengampu : Sukandar Hadi, S.Pd.I.,M.Pd.I

 

Disusun Oleh :

Kelompok V


1.    Saiwan Tamadang Wangi T.MPI.1.2019.019

 

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM SYEKH MAULANA QORI

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SYEKH MAULANA QORI BANGKO

MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

TAHUN 2021



KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa atas segala limpahan rahmat,kami dapat menyelesaikan makalah ini dapat di pergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi para pembaca dalam administrasi pendidikan dalam proses keguruan.

Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca makalah ini masih banyak kekurangan karena pengalaman kami yang terbatas, oleh karena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan yang bersifat membangun utuk kesempurnaan makalah kami.

akhir kata kami sampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah senantiasa meridhoi segala usaha kita

 

 

 

 

 

Bangko, 2021

 

 

 

Penulis

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.................. i

Daftar Isi........................... ii

Bab I Pendahuluan

A.    Latar Belakang...... 1

B.    Rumusan Masalah... 1

Bab II Pembahasan

A.    Pengertian Pelaksanaan.......... 2

B.    Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Manajemen Dalam Islam..................... 3

C.    Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Dalam Islam..................... 4

Bab III Penutup

A.    Kesimpulan............ 6

Daftar Pustaka.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN

A.              Latar Belakang

Hal yang utama dalam proses manajemen adalah pelaksanaan, karena fungsi pelaksanaan ini lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang – orang dalam organisasi. George R. Terry (2012 : 22) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota – anggota kelompuk sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota – anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran – sasaran tersebut.

Dari pengertian tersebut, maka pelaksanaan tidak lain adalah upaya untuk merealisasikan perencanaan yang telah dibuat, melalui berbagai arahan dan motivasi yang diberikan kepada anggotanya agar setiap anggota dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawabnya.

 

B.              Rumusan Masalah

  1. Apa yang dimaksud dengan pelaksaNaan 
  2. Bagaimana bentuk-bentuk pelaksanaan manajemen dalam islam?
  3. Bagaimana prinsip pelaksanaan dalam islam
    wangi080601

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.              Pengertian Pelaksanaan

Pelaksanaan (Actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha umtuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejenal dan usaha-usaha organisasi. Actuating adalah Pelaksanaan untuk bekerja. Untuk melaksanakan secara fisik kegiatan dari aktivitas tesebut, maka pimpinan mengambil tindakan tindakannya kearah itu, Seperti : Leadership (pimpinan), perintah, komunikasi dan conseling (nasehat). Actuating disebut juga" gerakan aksi mencakup kegiatan yang dilakukan seorang pimpinan untuk mengawali dan melanjutkan kegiatan yang ditetapkan oleh unsur unsur perencanaan dan pengorganisasian agar tujuan-tujuan dapat tercapai, dan seluruh rangkaian proses manajemen, pelaksanaan (actuating) merupakan fungsi manajemen yang paling utama.

Menurut George R. Terry (1986).dalam Dimas 2010, mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut, oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran-sasaran tersebut.

Pandangan lain tentang pelaksanaan (Actuating) adalah fungsi yang teramat Penting dalam manajemen. Seringkali diketahui perencanaan dan pengorganisasiannya bagus, namun dikarenakan kurangnya kemampuan pelaksanaan, hasil kegiatan suatu pekerjaan belum seperti diharapkan Istilah lain juga yang berhubungan dengan pengarahan atau pelaksanaan adalah Actuating atau disebut juga "gerakan aksi” mencakup kegiatan yang dilakukan seorang manager dalam mengawali dan melanjutkan kegiatan yang ditetapkan oleh unsur perencanaan dan pengorganisasian, agar tujuan tujuan dapat tercapai. Actuating mencakup penetapan dan pemuasan kebutuhan manusiawi dari pegawai-pegawainya, memberi penghargaan, memimpin, mengembangkan dan memberi kompensasi kepada mereka (Terry. 2006 dalam Herman 2009)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan artinya menggerakkan Orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau dengan kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif sesuai dengan perencanaan yang ada.[1]

 

B.              Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Manajemen Dalam Islam

1.     Komunikasi

Proses penyampaian atau penerimaan pesan dari satu orang kepada orang lain, baik langsung maupun tidak langsung, secara tertulis, lisan maupun bahasa isyarat.

Komunikasi adalah salah satu unsur kegiatan yang penting dalam organisasi. Komunikasi merupakan saraf dalam kehidupan organisasi pendidikan komunikasi sebagai upaya untuk membuat orang-orang yang terlibat di dalamnya mengerti dan memahami fungsi dan tugasnya masingmasing .

Bentuk-Bentuk Komunikasi yang efektif

Di dalam komunikasi ada beberapa bentuk diantaranya adalah:

-        Komunikasi tunggal timbal balik

-        Komunikasi searah berantai

-        Komunikasi Y

-        Komunikasi O (Lingkaran)

-        Komunikasi Roda

-        Komunikasi segala arah

2.     Koordinasi

Kordinasi berasal dari bahasa latin, yakni cum yang berarti berbeda beda, dan kordinasi yang berarti penyusunan atau penempatan sesuatu pada keharusannya.dalam menajemen berbasis sekolah , kordinasi berkaitan dengan penempatan berbagai kegiatan yang berbeda - beda pada keharusan tertentu, sesuai dengan aturan yang berlaku untuk mencapai tujuan dengan sebaik-baiknya melalui proses yang tidak membosankan.pengorganisasian merupakan upaya untuk menyelaraskan satuan satuan , pekerjaan-pekerjaan , dan orang-orang agar dapat berkerja secara tertib dan seirama menuju kearah tercapainya tujuan tanpa terjadi kekacauan(chaos), penyimpangan, dan kekosongan kerja.

Pada hakikatnya kordinasi merupakan proses penyatu bahan sasaran-sasaran dan kegiatan yang dilakukan pegawai dan berbagai satuan lembaga sehingga dapat berjalan selaras dan serasi.

C.  Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Dalam Islam

a.      Prinsip mengarah pada tujuan

Tujuan pokok dari pengarahan nampak pada prinsip yang menyatakan bahwa makin efektifnya proses pengarahan, akan Semakin besar sumbangan bawahan terhadap usaha mencapai tujuan. Pengarahan tidak dapat berduri sendiri,artinya dalamnya melaksanakan fungsi pengarahan perlu mendapatkan dukungan/bantuan dani faktor faktor lam seperti :perencanaan, struktur organisasi, tenaga kerja yang cukup, pengawasan yang efektif dan kemampuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan bawahan.

b.     Prinsip keharmonisan dengan tujuan

Orang-orang bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhannya yang mungkin tidak mungkin sama dengan tujuan perusahaan. demikian dengan harapan tidak terjadi penyimpangan yang terlalu besar dan kebutuhan mereka dapat dijadikan sebagai pelengkap serta harmonis dengan kepentingan perusahaan. Semua ini dipengaruhi oleh motivasi masing masing individu. Motivasi yang baik akan mendorong orang-orang untuk memerlukan kebutuhannya dengan cara yang wajar. Sedang kebutuhan akan terpenuhi apabila mereka dapat bekerja dengan baik, dan pada saat itulah mereka menyumbangkan kemampuannya untuk mencapai tujuan Organisasi.

c.      Prinsip kesatuan komando

Prinsip Kesatuan komando ini sangat penting untuk menyatukan arah tujuan dan tanggung jawab para bawahan. Bilamana para bawahan hanya memiliki satu jalur didalam melaporkan segala kegiatannya. Dan hanya ditujukan kepada satu pimpinan saya. maka pertentangan dalam pembenahan instruksi dapat dikurangi, serta semakin besar tanggung jawab mereka untuk memperoleh hasil maksimal.

Menurut Kuroiawan (2009) prinsip-prinsip dalam pelaksanaan/ actuating antara lam:

a.      Memperlakukan pegawai dengan sebaik-baiknya

b.     Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia

c.      Menanamkan pada manusia keinginan untuk melebihi dan Menghargai hasil yang baik dan sempurna

d.     Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih.



 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

A.              Kesimpulan

Pelaksanaan (Actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha umtuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejenal dan usaha-usaha orgarisasi.

Bentuk pelaksanaan : komunikasi dan koordinasi

Prinsip-prinsip pelaksanaan yaitu, prinsip mengarah kepada tujuan keharmonisan kepada tujuan dan prinsip kesatuan komando

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Hasibuan malayu, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Bumi aksara, 2009



[1]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah 10

  MAKALAH   ETIKA KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM   MATA KULIAH : MANAJEMEN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DOSEN PENGAMPU : SUKAND...